Header Ads

Header ADS

Dugaan kejanggalan proyek Revitalisasi SMPN 2 Tunjung Teja komite mengaku hanya jadi kambing congek oknum dinas menjadi sorotan publik

 .


Serang, Banten – pewarnas.net Dugaan kejanggalan dalam proyek Revitalisasi SMP Negeri 2 Tunjungteja mencuat setelah komite sekolah mengaku hanya dijadikan "kambing congek". Ia menyebut sebagian besar pekerjaan diduga diambil alih oleh pihak yang disebut berasal dari oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.


Saat dikonfirmasi ketua komite terkait dengan proyek revitalisasi di borongkan pekerja dirinya mengatakan bahwa ia pekerjaan itu hampir 60% sama orang dinas, seperti mulai dari atap kusen jendela pintu dll kami sebagai pihak sekolah hanya dikasih pekerjaan TPT saja. Kalau tenaga kerja orang sini.


"Kepala sekolah pernah menyampaikan saat musyawarah bahwa hampir semua pekerjaan diambil alih orang dinas. Bahkan orang dari dinas dan kementerian datang ke sekolah. Setahu saya sekitar 60 persen pekerjaan dikelola mereka," ujar komite kepada awak media.


Komite juga menyatakan pihak sekolah hanya mengerjakan pembangunan TPT, sedangkan pekerjaan utama seperti atap, kusen, pintu, dan jendela diduga dikerjakan pihak lain.


Jika pengakuan tersebut benar, maka hal itu perlu menjadi perhatian serius karena Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Sekolah pada prinsipnya menempatkan kepala sekolah sebagai penanggung jawab pelaksanaan berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dugaan pengambilalihan pekerjaan oleh pihak yang tidak berwenang perlu diklarifikasi dan ditelusuri.



Masyarakat mendesak Inspektorat, APH, BPKP, BPK, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah segera melakukan audit investigatif untuk memastikan proyek revitalisasi berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik penyalahgunaan kewenangan.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala SMP Negeri 2 Tunjungteja, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah belum memberikan keterangan resmi.


(Tim.asep)

No comments

Powered by Blogger.