Header Ads

Header ADS

Reses di Cikeusal, Dr. H. Akmad Hidir Ungkap Adanya Efisiensi Anggaran Infrastruktur Kabupaten Serang Tahun 2026



CIKEUSAL, KAB. SERANG – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Akmad Hidir, M.Si, melaksanakan agenda reses masa konferensi tahun 2026 di Kecamatan Cikeusal, Selasa (03/03/2026). Dalam pertemuan tatap muka tersebut, anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) 3 ini membawa kabar mengenai tantangan pembangunan fisik di wilayah Kabupaten Serang

Akmad Hidir mengungkapkan bahwa sektor infrastruktur pada tahun anggaran ini diprediksi tidak akan mengalami kemajuan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Keterbatasan anggaran pemerintah membuat kami tidak bisa menampung seluruh aspirasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur secara maksimal. Ada kebijakan efisiensi yang harus kita lalui bersama,” ujar Akmad Hidir di hadapan tokoh masyarakat dan warga yang hadir.

Skala Prioritas di Tengah Keterbatasan Jatah Reses Terbatas

 Satu Kecamatan, Satu Titik

Selain masalah anggaran pembangunan, Hidir juga menjelaskan mengenai keterbatasan teknis pelaksanaan reses kali ini. Sebagai anggota DPRD dari Dapil 3 yang mencakup enam kecamatan, ia hanya mendapatkan jatah enam titik pertemuan.

Meski anggaran mengalami pengetatan, Hidir menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat, namun dengan sistem skala prioritas yang lebih ketat. Efisiensi ini memaksa pemerintah daerah untuk memilah proyek pembangunan mana yang paling mendesak bagi kepentingan publik.

Jatah Reses Terbatas: Satu Kecamatan, Satu Titik

Selain masalah anggaran pembangunan, Hidir juga menjelaskan mengenai keterbatasan teknis pelaksanaan reses kali ini. Sebagai anggota DPRD dari Dapil 3 yang mencakup enam kecamatan, ia hanya mendapatkan jatah enam titik pertemuan.

Mengingat luasnya wilayah yang mencakup total 73 desa, Hidir mengakui tidak bisa menyambangi seluruh desa secara langsung dalam satu periode reses.

"Untuk Dapil 3 ini mencakup enam kecamatan, jadi kami bagi satu kecamatan satu titik. Kami tidak bisa keliling ke seluruh 73 desa karena jatah resesnya hanya enam kali. Maka dari itu, kami fokuskan per kecamatan agar keterwakilan aspirasi masyarakat tetap terjaga," jelas politisi senior PDI Perjuangan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Akmad Hidir berharap masyarakat dapat memahami kondisi fiskal daerah saat ini, sekaligus memastikan bahwa setiap masukan yang diterima di setiap titik kecamatan akan tetap dikawal dalam rapat-rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang.

No comments

Powered by Blogger.