Header Ads

Header ADS

Ramai Dugaan Pelanggaran Dapur MBG Di Munjul, GOWI Ajukan Audensi Dan Gelar Konferensi Pers.


 


Pewarnasnet.com. " Pandeglang – Isu dugaan pelanggaran yang terjadi di Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, kini menjadi perhatian serius publik. Menyikapi ramainya perbincangan dan laporan masyarakat, Gerakan Organisasi Wartawan Indonesia (GOWI) secara resmi mengajukan permohonan audiensi sekaligus menggelar konferensi pers untuk meminta kejelasan dan transparansi dari pihak terkait.


Ketua Umum GOWI menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap program strategis nasional yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.


Menurutnya, program MBG merupakan kebijakan yang sangat mulia dan memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas gizi generasi muda. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus sesuai dengan aturan, standar operasional, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.


“Jika benar terdapat dugaan pelanggaran, maka harus segera ditelusuri dan diluruskan. Jangan sampai program yang baik ini tercoreng oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ketua Umum GOWI dalam keterangannya.


GOWI menilai bahwa keterbukaan informasi kepada publik menjadi hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Audiensi yang diajukan diharapkan dapat menghadirkan pihak pengelola dapur MBG, dinas terkait, serta unsur pengawas untuk memberikan penjelasan secara komprehensif.


Selain audiensi, GOWI juga berencana menggelar konferensi pers sebagai sarana penyampaian sikap resmi organisasi serta hasil penelusuran awal terkait dugaan pelanggaran tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk kontrol sosial agar program pemerintah berjalan sesuai tujuan.


Sejumlah warga sekitar Munjul dikabarkan turut menyampaikan keluhan dan pertanyaan terkait operasional dapur MBG, mulai dari proses pengadaan bahan, kualitas makanan, hingga mekanisme distribusi kepada penerima manfaat.


GOWI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini secara independen dan profesional. Organisasi wartawan tersebut berharap aparat penegak hukum dan instansi berwenang dapat bersikap objektif apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Red ( Yudi / Jack ).


Dengan adanya audiensi dan konferensi pers ini, GOWI berharap tercipta kejelasan serta solusi yang konstruktif demi menjaga kepercayaan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis dan memastikan hak masyarakat, khususnya anak-anak, benar-benar terpenuhi sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah tuturnya.

No comments

Powered by Blogger.