Header Ads

Header ADS

Proyek Paving Block di Desa Gandayasa Diduga Amburadul, minimnya pengawasan


SERANG, pewarnas.net — Proyek pembangunan paving blok dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), saat ini telah melaksanakan pekerjaan pembangunan/peningkatan kualitas PSU. Lokasi di Rw. 001, Ds. Gandayasa, Kec. Cikeusal, Kab. Serang, proyek yang dikerjakan oleh CV. Cahaya Pandeglang Abadi, anggaran senilai Rp. 189.060.000,- Sumber anggaran APBD-P Provinsi Banten TA. 2025. Namun, pelaksanaannya disinyalir tidak sesuai standar dan kualitas pekerjaan terlihat amburadul.

Berdasarkan pantauan di lapangan, paving blok yang digunakan tidak memenuhi standar teknis, serta tampak dikerjakan tanpa perhitungan usia dan ketahanan jangka panjang. Akibatnya, infrastruktur berpotensi cepat rusak dan memerlukan perbaikan ulang dalam waktu dekat.



di temukan beberapa kejanggalan dalam proses pemasangan paving blok. Beberapa paving terlihat dipasang dalam kondisi renggang, berongga dan bergelombang. Bahkan pemasangan kastin tanpa di gali lagi dan kastin yang pecah dan yang hancur tetap dipasang sehingga menimbulkan dugaan bahwa proyek ini dikerjakan asal jadi.

Minimnya pengawasan dari pihak terkait juga menjadi sorotan. Tanpa kendali ketat, pekerjaan konstruksi seperti ini rawan disusupi praktik-praktik yang merugikan keuangan negara.

Selain berdampak pada efisiensi anggaran, proyek dengan kualitas buruk juga menimbulkan risiko keselamatan dan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan, serta berpotensi menimbulkan kerugian secara sosial dan ekonomi bagi warga sekitar.


Masyarakat mendesak Dinas Perkim Provinsi Banten dan pihak berwenang lainnya (seperti Inspektorat dan BPK RI) untuk melakukan evaluasi lapangan dan audit mendalam terhadap proyek-proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengawas proyek maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari dinas terkait belum dapat dimintai keterangan mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan SOP proyek tersebut.



(Tim)Red.

No comments

Powered by Blogger.