Proyek Pembangunan Drainase Di Desa Tunjung Teja Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Minim Pengawasan.
proyek pembangunan drainase di Desa Tunjung Teja Diduga Di Kerjakan Asal Jadi dan Minim Pengawasan
PEWARNASNET. COM. " Proyek pembangunan drainase sepanjang 98 meter di Kp. Tunjung Pasar RT.03 RW.01. Desa Tunjung Teja Kecamatan Tunjung Teja kabupaten serang Banten. menuai sorotan tajam Bulik Proyek yang menelan anggaran Rp. 108.011.828,- dari Sumber Dana Desa (DDS). tahun 2025 ini. Di kerjakan Pelaksana Swakelola. Desa Tunjung Teja, namun kualitasnya dipertanyakan.
Tim media yang melakukan investigasi di lapangan menemukan sejumlah indikasi penyimpangan , proyek drainase tersebut dikerjakan secara asal-asalan dan lebih mengutamakan keuntungan daripada kualitas.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan yang digunakan di bawah standar kelayakan konstruksi ,Parahnya lagi, di beberapa titik drainase tidak digali dan hanya di letakan begitu saja dan di bawahnya juga tidak ada adukan semennya yang terlihat banyak nya air di bawah batu tersebut Diduga dikerjakan asal jadi.
Ketika awak media mencoba konfirmasi kepada sekdes desa Kang tinggi mah 50 20 mah pondasi Ketinggian 70 cm juga kang ntr ngukur nya setelah finising... perlu d ketahui kn itu blm d tambah plesteran dan acian dalilnya.
Menurut apan informasi tersebut.
98 x 0.4 x 0.7 . Seharusnya Volume Tinggi Drainase Tersebut 0.7 Cm Namun Di Lokasi Hanya 0.5 Cm , walaupun di tambah plesteran dan acian paling tinggi 0.5. 5 Cm ini bukti nyata rendahnya kualitas pekerjaan,” tegas debo.
Dan di beberapa titik bekas bangunan lama tidak di bongkar hanya di tutup pake plesteran saja dan menurut pekerja di lapangan iya kang itu bekas bangunan lama sepotong saja dan yang kerja ada 6 orang.
Proyek pada drainase yang baru dibangun menjadi indikator kuat adanya dugaan penggunaan dan proses pengerjaan yang tidak sesuai standar Serta Pengurangan Volume Berpotensi Ada Indikasi Korupsi.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dari pihak terkait, maupun Kecamatan Tunjung Teja Diduga lemahnya pengawasan turut berkontribusi pada rendahnya kualitas proyek ini.
Anggaran ratusan juta rupiah yang digelontorkan dari Dana Desa seharusnya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berumur panjang. Namun, realita di lapangan justru menunjukkan sebaliknya , Kondisi ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat Desa Tunjung Teja yang seharusnya menikmati manfaat dari pembangunan drainase tersebut.
mendesak Pemerintah Kabupaten serang Banten untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap proyek ini , Mereka meminta agar pihak berwenang menindak tegas para pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan dan memastikan perbaikan drainase yang idak sesuai setandar teknis.
Kejelasan dan transparansi terkait penggunaan anggaran Dana Desa juga menjadi tuntutan penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Hingga berita ini diterbitkan pihak desa belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan.
Red ( debo) PWN. COM


No comments